Arya menilai, kehadiran dua poros akan membuat koalisi menjadi gemuk dan akan merugikan partai pendukung.
Liputan6.com, Jakarta - Centre for Strategic and International Studies menilai, dua poros dalam Pemilu 2024 sulit terjadi. Sebab, saat ini yang paling memungkinkan adalah terbentuknya tiga poros.
Sementara itu, tiga poros justru memiliki dampak positif karena masyarakat dapat memiliki alternatif pilihan meskipun akan membuat Pilpres 2024 berjalan dua putaran. "Wajib harus ada representasi poros perubahan dan poros keberlanjutan, supaya kedua mazhab pemilih ini mereka merasa terakomodir dan terwakili aspirasinya,”Kata Pangi dalam keterangannya, Sabtu .
Survei terbaru Lembaga Survei Indonesia, LSI Denny JA, mengungkapkan Prabowo Subianto lebih populer dari Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di semua organisasi masyarakat yang berbasis Islam di Indonesia. Sehingga, dia menilai adanya duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 sangat terbuka peluangnya.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
PKS Ogah Ulang 2019, Berharap Pilpres 2024 Tak Cuma 2 PorosPresiden PKS Ahmad Syaikhu berharap Pemilu 2024 diikuti lebih dari dua pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Read more »
Pengamat: Wacana dua poros di Pilpres 2024 hanya mujizat politikPengamat politik yang juga pengajar ilmu komunikasi politik dan Teori Kritis pada Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ...
Read more »
Puan Maharani Hingga Anies Baswedan Tanggapi Isu Dua Poros di Pilpres 2024Isu dua poros dalam pemilihan presiden 2024 berhembus, dua bacapres yakni Ganjar Pranowo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto santer diwacanakan
Read more »