Covid Melonjak Lagi, India Laporkan 10.158 Kasus Baru |Republika Online

Malaysia News News

Covid Melonjak Lagi, India Laporkan 10.158 Kasus Baru |Republika Online
Malaysia Latest News,Malaysia Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 64 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 29%
  • Publisher: 63%

Saat ini terdapat 44.998 kasus Covid-19 aktif di India.

Jumlah itu diperoleh dari 229.958 pengujian. Press Trust of India melaporkan, merespons lonjakan kasus baru Covid-19, Serum Institute of India telah memulai kembali produksi vaksin Covid-19 Covishield.

Para pejabat Kementerian Kesehatan India mengatakan, mereka yakin tingkat infeksi Covid-19 akan menurun atau mereda setelah 10 hingga 12 hari. India memiliki populasi lebih dari 1,4 miliar orang, Hingga Kamis lalu, negara tersebut telah memberikan 2,20 miliar dosis vaksin kepada warganya. Akhir bulan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia menyesuaikan rekomendasi vaksinasi Covid-19 untuk fase baru pandemi. Menurut WHO, anak-anak dan remaja yang sehat mungkin tidak memerlukan vaksin. Namun kelompok yang lebih tua dan berisiko tinggi harus mendapatkan dosis penguat atau booster antara 6 hingga 12 bulan setelah vaksin terakhir mereka.

WHO mengungkapkan, tujuan skema baru itu adalah untuk memfokuskan upaya vaksinasi pada mereka yang menghadapi ancaman terbesar penyakit parah dan kematian akibat Covid-19. Hal tersebut mengingat kekebalan populasi tingkat tinggi di seluruh dunia karena infeksi dan vaksinasi yang meluas. WHO mendefinisikan populasi berisiko tinggi sebagai orang dewasa yang lebih tua serta orang yang lebih muda dengan faktor risiko signifikan lainnya. Untuk kelompok tersebut, WHO merekomendasikan suntikan vaksin tambahan baik 6 atau 12 bulan setelah dosis terakhir, berdasarkan faktor-faktor seperti usia dan kondisi penurunan kekebalan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Konsumsi Buah Ini Saat Sahur Dijamin Segar Seharian Saat BerpuasaKonsumsi Buah Ini Saat Sahur Dijamin Segar Seharian Saat BerpuasaBuah yang banyak mengandung air sangat baik dikonsumsi saat sahur, berguna untuk memenuhi cairan tubuh saat berpuasa. Lalu buah apa saja buah yang baik dikonsumsi
Read more »

Saat Darurat, Bolehkah Pakai Ban Serep Saat Mudik Sampai Tujuan?Saat Darurat, Bolehkah Pakai Ban Serep Saat Mudik Sampai Tujuan?Boleh atau tidak menggunakan ban serep sebagai pengganti ban utama yang bocor selama mudik hingga tiba di kampung halaman?
Read more »

Varian Arcturus Picu Lonjakan Kasus Covid-19 Sampai 13 Kali Lipat, India Perketat Masker |Republika OnlineVarian Arcturus Picu Lonjakan Kasus Covid-19 Sampai 13 Kali Lipat, India Perketat Masker |Republika OnlineVarian arcturus lebih menular daripada varian kraken.
Read more »

Jadi Biang Keladi COVID-19 India Ngegas Lagi, Ternyata Secepat Ini Penularan ArcturusJadi Biang Keladi COVID-19 India Ngegas Lagi, Ternyata Secepat Ini Penularan ArcturusSejumlah negara kini kembali mengalami kenaikan kasus COVID-19, diduga akibat varian Arcturus. Secepat apa penularan varian ini? Begini temuan peneliti.
Read more »

Covid-19 Indonesia 13 April: Kasus Positif Naik 990, Sembuh 714, Meninggal 14Covid-19 Indonesia 13 April: Kasus Positif Naik 990, Sembuh 714, Meninggal 14Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan 990 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (13/4/2023).
Read more »

Angka Positif Covid-19 Naik, Pakar: Covid-19 Masih Ada, tidak Perlu Panik |Republika OnlineAngka Positif Covid-19 Naik, Pakar: Covid-19 Masih Ada, tidak Perlu Panik |Republika OnlineAngka positif Covid-19 akan terus berpotensi terjadi meski pandemi terkendali.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 06:19:47