Calon Politisi Tapa Pikiran: Tantangan Politik Indonesia Kontemporer

Soeharto News

Calon Politisi Tapa Pikiran: Tantangan Politik Indonesia Kontemporer
Orde BaruDemokrasi
  • 📰 rmol_id
  • ⏱ Reading Time:
  • 79 sec. here
  • 5 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 42%
  • Publisher: 63%

DAHULU ketika kita menyebut politisi, Islam atau bukan, pada masa awal gerakan kemerdekaan Indonesia, maka kita akan menyebut sederet pemikir

Indonesia. Sebut saja nama-nama seperti HOS Tjokroaminoto, H. Agus Salim, Sukarno, Hatta, M. Natsir, Wahid Hasyim, dan lainnya. Mudah sekali menemukan tulisan-tulisan mereka yang menunjukkan bagaimana gagasan mereka tentang Indonesia dan masa depannya. Mereka juga dikenal sebagai politisi ulung yang sanggup mengawal gagasan Indonesia merdeka hingga mewujud menjadi kenyataan.Gerakan-gerakan politik mereka bahkan dapat melampaui politik para raja lama yang akhirnya tunduk pada kuasa Belanda.

Hingga saat ini, kita masih bisa membaca perdebatan-perdebatan mereka yang tertulis, baik dalam buku-buku mereka maupun di surat kabar. Mereka berpolitik dengan gagasan yang jelas dan matang. Bisa jadi Aidit tidak sejalan dengan Natsir. Tapi keduanya sama-sama menulis. Sukarno bersebarang jalan pada akhirnya dengan Hatta, tapi kedua-duanya menuliskan alasan-alasan mereka secara bernas dalam buku-buku dan tulisan mereka di Koran.

Suharto tidak dikendalikan oleh Partai Politik untuk memasukkan orang-orang tertentu yang tidak jelas track record dalam bidangnya untuk menjadi pembantunya. Suharto menjalankan proses teknokratisasi secara relatif berhasil pada masanya. Gagasannya banyak ditentang. Kita tahu tahun 1990-an adalah tahun buku-buku berat dan serius menjadi buku-buku best seller di berbagai toko buku. Penulis-penulis serius seperti Amin Rais, Kuntowijoyo, Nurcholis Madjid, Quraisy Shihab, Harun Nasution, Yahya Muhaimin, dan lainnya adalah di antara nama-nama yang menghiasi buku-buku laris Tanah Air saat itu.

Anehnya, tema mulai bergeser. Zaman ini buku-buku pemikiran bukan lagi buruan utama. Pertengahan tahun 2000-an adalah tahun booming buku-buku remaja bergenre ringan dan menghibur: chicklit, teenlit, novel percintaan walaupun berbalut agama, dan buku-buku serba ringan. Entah apa sebabnya.

Lama kelamaan suasana politik bukan lagi ruang diskusi gagasan yang menarik antar-ideologi. Ruang politik berubah menjadi ruang transaksional. Tidak heran belum genap Reformasi berusia 30 tahun, angka korupsi sudah semakin memalukan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

rmol_id /  🏆 21. in İD

Orde Baru Demokrasi

Malaysia Latest News, Malaysia Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

LPEI Gandeng Bank Besar Demi Genjot Ekspor RILPEI Gandeng Bank Besar Demi Genjot Ekspor RILembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) / Indonesia Eximbank secara aktif mendorong ekspor Indonesia.
Read more »

India Ajak Timnas Indonesia Uji CobaIndia Ajak Timnas Indonesia Uji CobaDuta besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengajak Timnas Indonesia melakoni pertandingan persahabatan dengan timnas Indonesia.
Read more »

Dari Tujuh Calon Anggota LPSK Baru, Tiga Calon adalah Muka LamaDari Tujuh Calon Anggota LPSK Baru, Tiga Calon adalah Muka LamaTiga Wakil Ketua LPSK yang terpilih kembali diharapkan dapat mendorong keberlanjutan lembaga tersebut di masa datang.
Read more »

Calon-calon Manajer Baru MU Tak Oke, Neville: Mending Ten Hag LanjutCalon-calon Manajer Baru MU Tak Oke, Neville: Mending Ten Hag LanjutSejumlah nama sudah dikaitkan dengan Manchester United seiring masa depan Erik ten Hag yang abu-abu. Tapi nama-nama itu tak meyakinkan buat Gary Neville.
Read more »

Harapan Pengusaha Migas ke Prabowo-Gibran yang Menang Pilpres 2024Harapan Pengusaha Migas ke Prabowo-Gibran yang Menang Pilpres 2024Pengusaha hulu migas memiliki sejumlah harapan kepada calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terpilih.
Read more »

Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024, Pengusaha Tambang Titip IniPrabowo-Gibran Menang Pilpres 2024, Pengusaha Tambang Titip IniPengusaha tambang memiliki sejumlah harapan terhadap calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terpilih.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 22:17:52