Dukungan untuk Rusia telah tumbuh sejak serangan skala penuh ke Ukraina, terutama dari negara-negara berkembang.
"China tetap menjadi negara paling signifikan dalam kategori ini, tetapi negara berkembang lainnya juga masuk ke dalam kelompok ini, yang menyumbang 33% dari populasi dunia," kata laporan EIU, menambahkan bahwa tren ini menyoroti pengaruh Rusia yang berkembang di Afrika.
Sementara itu, Afrika Selatan menimbulkan kontroversi pada Februari dengan mengadakan latihan militer bersama dengan Rusia dan China pada peringatan invasi Ukraina. "Beberapa negara yang sebelumnya berpihak pada Barat, termasuk Kolombia, Turki, dan Qatar, telah masuk ke dalam kategori ini karena pemerintah mereka berusaha untuk meraup keuntungan ekonomi dari keterlibatan kedua belah pihak," kata EIU.
Adapun, pusat ekonomi dan populasi terbesar India dianggap masih 'netral' oleh EIU, meski Moskow mengeklaim awal pekan ini bahwa ekspor minyak ke India meningkat 22 kali lipat tahun lalu.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Praktisi Hukum Nilai Bukti-Bukti Kasus Teddy Minahasa LemahPraktisi Hukum Erwin Kallo menilai seharusnya Irjen Teddy Minahasa dibebaskan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) atas dugaan kasus peredaran narkoba.
Read more »
Bukti Manajemen Spurs Pecat Conte Bukan untuk Mencari Pelatih BaruManajemen Spurs memiliki rencana menunjuk asisten Conte sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini.
Read more »
KPK Benarkan Rafael Alun Trisambodo Tersangka GratifikasiKPK mengaku sudah mengantongi dua barang bukti untuk menetapkan Rafael Alun Trisambodo sebagai tersangka gratifikasi.
Read more »
Sehun EXO Akui Ada Wanita yang Pura-pura Jadi Pacarnya, Fans Temukan BuktiDi antara bukti foto yang dirilis oleh fans Sehun, terdapat foto yang memperlihatkan A berpura-pura menjadi penumpang di dalam mobil yang dikemudikan oleh penyanyi kelahiran 1994 itu.
Read more »
Cerita Pejabat KPK Urus Surat Kematian Kena Pungli Lurah Rp20 Ribu, Pemkot Medan Minta BuktiDirektur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK, Amir Arief bercerita dirinya mendapat pungutan liar (Pungli) oleh oknum Lurah di Kota Medan, sebesar Rp 20 ribu.
Read more »