Sekjen AFPI, Sunu Widyatmoko menyebut Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) masih terkendala dalam mendapatkan pendanaan dari Lembaga jasa keuangan konvensional.
- Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia , Sunu Widyatmoko menyebut Usaha Mikro Kecil dan Menengah masih terkendala dalam mendapatkan pendanaan dari Lembaga jasa keuangan konvensional. Kendalanya, kata dia, adalah dibutuhkan aset untuk jaminan pinjaman dan laporan keuangan UMKM kerap kali masih merugi. Meskipun sering kali, UMKM memiliki cash flow yang positif.
Dalam hal ini, ia menyebut fintech dapat membantu pendanaan UMKM. Sunu menjelaskan bahwa peer to peer lending berani memberikan pinjaman tanpa jaminan aset karena melihat dari risiko kegiatan usaha peminjamnya."Karena kita sudah mengkonformasi perputaran cash flow-nya. Jadi, ilustrasi, kalau tadi orang dagang di toko, ketahuan oplahnya dia sekian-sekian, sudah pasti dia kalau saya kasih uang pinjaman sekian, dia bisa bayar. Kegiatan usaha pertanian, kegiatan usaha peternakan, demikian juga.
Ia memberikan ilustrasi, bila peminjam adalah seorang petani. Saat hasil dari budidaya pertanian itu dibeli dari suatu pihak tertentu, fintech memberikan kesepakatan nantinya pendanaan tidak dalam bentuk tunai, tetapi dalam bentuk sarana produksi pertanian. Kemudian saat sudah panen, pembayaran juga tidak berasal dari petani itu, tetapi dari pembeli hasil panennya.
"Maka kita menempatkan petani tersebut bukan sebagai peminjam, tapi sebagai pekerja. Dalam konteks seperti itu, maka SLIK itu menjadi kurang relevan di sini. Karena orang ini ditempatkan sebagai pekerja. Risikonya adalah risiko apabila gagal di dalam budidaya," pungkas Sunu. Berdasarkan riset AFPI sebelumnya, permintaan pembiayaan UMKM masih belum merata dan masih terpusat di Jawa dan Bali, yakni 62% dari total pembiayaan UMKM di Indonesia pada 2022 yang sebesar Rp 1.400 triliun. Padahal segmen dengan pertumbuhan tertinggi ada di Indonesia Timur dengan skala Ultra Mikro dan Mikro. Namun, sampai saat ini akses pendanaan masih terbatas di wilayah tersebut.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bank Jago Tak Khawatir dengan Bank Digital Terus BertambahManajemen PT Bank Jago Tbk (ARTO) tidak khawatir dengan bank digital yang terus bertambah. Hal itu dinilai sebagai bagian dari kompetisi.
Read more »
BNI Kerja Sama dengan Bank Korea dan Jepang, Ini TujuannyaBank BNI melakukan kerjasama dengan dua bank internasional yaitu The Shoko Chukin Bank Ltd Jepang dan The Export Import Bank of Korea atau Exim Bank Korea.
Read more »
Beda Rumah Warisan yang Ada Surat Wasiat dengan yang TidakBagaimana jika tidak ada wasiat?
Read more »
Sudah Beda Benua, Cristiano Ronaldo Resmi Umumkan Rivalitasnya dengan Lionel Messi BerakhirMegabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, mengumumkan bahwa rivalitasnya dengan superstar Inter Miami, Lionel Messi, telah berakhir.
Read more »
Profil Diana Listyo, Istri Kapolri yang Gaya Hidupnya Beda dengan Luluk NurilPenampilan dari Luluk Nuril dibandingkan dengan Juliati Sapta Dewi Magdalena. Seperti apa sosoknya? Berikut profilnya.
Read more »