Bawaslu menyebut Malaysia menjadi negara yang paling rawan terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu 2024 di luar negeri.
Hal tersebut diungkapkan anggota Bawaslu Herwyn LH Malonda dalam acara Pemetaan Kerawanan Pemilu 2024, di Jakarta Pusat, Kamis ."Negara paling rawan secara berturut-turut adalah Malaysia, Amerika Serikat, Hongkong, Jepang, Australia, Qatar, Taiwan, Belanda, Korea Selatan, Mesir, Singapura, Oman, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Brunei Darussalam, Abu Dhabi, Jerman dan Filipina," kata Herwyn.
Herwyn mengatakan potensi pelanggaran itu terjadi pada beberapa hal. Di antaranya pelanggaran terhadap pemenuhan hak pilih dan kualitas daftar pemilih. Kemudian, pelanggaran pada masa kampanye.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bawaslu ungkap wilayah di luar negeri rawan kecurangan Pemilu 2024Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan perhatian khusus pada beberapa wilayah di luar negeri yang rawan kecurangan ...
Read more »
Polda Gorontalo Inisiasi Deklarasi Pemilu Damai 202418 Partai Peserta Pemilu Tahun 2024 Sepakat Mendeklarasikan Pemilu Damai Tahun 2024
Read more »
Dari 128 Negara, Bawaslu Sebut Nama Tetangga yang Paling Rawan Gelar Pemilu 2024Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengungkap ada 20 negara dengan kerawanan paling tinggi pada Pemilu 2024 di luar negeri.
Read more »
Ketua Bawaslu: Wilayah di Luar Negeri Rawan Kecurangan Pemilu 2024"Ada beberapa wilayah luar negeri yang jadi perhatian khusus Bawaslu. Pertama daerah yang potensial pemilih besar, yakni Kuala Lumpur,"
Read more »
Ungkap Peran KPK Menghadapi Pemilu 2024, Firli Bahuri Soroti IniKPK berharap KPU dan Bawaslu melakukan pelaksanaan pemilihan umum itu secara langsung, umum, bebas, rahasia.
Read more »