Petugas medis tidak bisa kunjungi rumah pasien demi menahan laju penularan corona
REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Butuh 11 hari bagi Silvia Bertuletti untuk meminta dokter mengunjungi ayahnya, Alessandro. Laki-laki berusia 78 tahun itu mengalami demam dan kesulitan bernapas. Pada 18 Maret dokter akhirnya mengunjungi rumah Alessandro yang berada di pusat wabah virus corona di Italia, Bergamo. Tapi mereka sudah terlambat.
Berdasarkan kisah-kisah keluarga pasien, dokter, dan perawat di seluruh wilayah Lombardy, Italia pengalaman Bertuletti dialami banyak orang. Banyak warga yang meninggal di rumah tanpa pernah diperiksa dan konsultasi via telepon juga tidak selalu memadai. "Situasi seperti ini membuat banyak dokter keluarga tidak mengunjungi pasien mereka selama beberapa pekan," kata Dokter Riccardo Munda.
"Dokter memberikan perawatan di rumah, tapi jika perawatan tidak berhasil. Jika tidak ada dokter yang melakukan pemeriksaan dan tidak ada obat pengganti atau sementara, maka pasien meninggal dunia," kata Munda.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Update Corona Senin 6 April: Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal Dunia 209 OrangPenambahan kasus Corona terhitung sejak pukul 12.00 WIB pada Minggu 5 April hingga hari ini pukul 12.00 WIB.
Read more »
Update Corona Senin 6 April 2020: Bertambah 28, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 192 OrangPenambahan kasus Corona terhitung sejak pukul 12.00 WIB pada Minggu 5 April hingga hari ini pukul 12.00 WIB.
Read more »
Kasus Positif Tambah 218, Pasien Corona Jadi 2.491 Orang |Republika OnlineSebanyak 192 pasien berhasil sembuh, dan 209 meninggal dunia.
Read more »
UPDATE: Tambah 11, Kasus Meninggal Covid-19 Indonesia Jadi 209 OrangTotal ada 209 pasien meninggal akibat Covid-19 di Tanah Air. Jumlah ini akibat adanya penambahan 11 pasien.
Read more »
2 PDP Covid-19 Meninggal Dunia di RSPI Sulianti SarosoJumlah pasien di RSPI Sulianti Saroso Sunter Jakarta Utara yang masih dirawat sebanyak 24 orang terdiri dari 13 pasien positif Covid-19 dan 11 pasien PDP.
Read more »