Per akhir 2022, Bank Sampoerna mencatatkan pemberian pinjaman sebesar Rp 10,1 triliun, atau meningkat 18,5 persen dibandingkan akhir 2021.
Liputan6.com, Jakarta - Bank Sahabat Sampoerna telah melayani lebih dari 300 ribu unit usaha maupun perorangan, termasuk 77 ribu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah hingga akhir 2022. Jumlah ini naik 4 kali lipat, dibandingkan unit usaha dan perorangan yang dilayani 2021.
Sejalan dengan misi Bank Sampoerna untuk memajukan UMKM, hampir 40 persen dari pinjaman yang diberikan Bank Sampoerna merupakan pinjaman usaha secara langsung ke UMKM. Peningkatan rasio NPL ini kami nilai wajar mengingat kondisi perbankan terus berangsur normal dengan terlampauinya pinjaman yang berada pada periode restrukturisasi. Jumlah pinjaman yang direstrukturisasi telah berangsur menurun secara cepat.
Pada saat yang sama, kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit bagi UMKM dalam rangka pemulihan ekonomi terkait Covid-19 telah diperpanjang oleh OJK hingga akhir 2024 mendatang. Hal ini dimanfaatkan secara konservatif oleh Bank Sampoerna melalui penurunan persentase kredit direstrukturisasi serta peningkatan beban penyisihan penurunan nilai kredit hingga 48,5 persen.Dalam hal permodalan, Bank Sampoerna juga memiliki fondasi yang sangat kuat.
Di tahun 2023 ini Bank Sampoerna telah bekerja sama dengan tidak kurang dari 40 perusahaan fintech, perusahaan multifinance, KSP, dan berbagai institusi keuangan lain untuk memberikan pendanaan pada lebih banyak UMKM dan masyarakat umum.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Laba Bank Sahabat Sampoerna Turun jadi Rp26,8 MiliarPT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) mencatatkan laba sebesar Rp26,8 miliar sepanjang 2022.
Read more »
Bank Sampoerna Layani 77 Ribu UMKM Sepanjang 2022Hampir 40% dari pinjaman yang diberikan Bank Sampoerna merupakan pinjaman usaha secara langsung ke UMKM
Read more »
J Trust Bank Cetak Laba Rp 86,6 Miliar Sepanjang 2022Perolehan laba ini didorong oleh pertumbuhan kredit yang selektif dan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).
Read more »
Bank Banten (BEKS) Cetak Rugi Bersih Rp239,2 Miliar Sepanjang 2022Bank Banten (BEKS) mencatat rugi bersih Rp239,2 miliar pada 2022.
Read more »
Penjualan HM Sampoerna (HMSP) Tembus Rp111 Triliun pada 2022, Laba Turun 11 PersenEmiten rokok PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) mencatatkan peningkatan penjualan selama 2022, tetapi laba bersihnya menurun.
Read more »
Adu Tebal Laba Konglomerasi Jepang di Perbankan RI (BDMN, BCIC, dan BTPN)Bank-bank besutan konglomerasi Jepang seperti Bank Danamon (BDMN), Bank BTPN, dan Bank JTrust (BCIC) mencatatkan kinerja laba yang moncer sepanjang 2022.
Read more »