Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan mengaku bahagia bisa berkunjung ke Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).
BAKAL calon presiden Anies Baswedan mengaku bahagia bisa berkunjung ke Banyumas, Jawa Tengah . Pasalnya, Banyumas bukanlah wilayah asing karena sewaktu kuliah kerja nyata , Anies ditempatkan di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang.
Dia menyatakan selama ini dirinya senang sekali berkunjung kembali ke Banyumas. "Nyong kepengin banget bisa mulih neng Banyumas , alhamdulillah tercapai," ujar Anies.Bagi Anies, Banyumas bukanlah wilayah asing. Karena sewaktu KKN, dia ditempatkan di Ajibarang. Jadi kalau dari Yogyakarta pasti lewat Cilongok.
Massa meneriakkan, "Anies Presiden," berkali-kali. Bacapres dari koalisi Perubahan untuk Persatuan datang ke ZIIS, untuk meresmikan masjid dan menjadi pembicara dalam acara pengajian umum di ponpes tersebut.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kembali ke Kebumen, Anies Baswedan Kenang Masa KecilKabupaten Kebumen ternyata memiliki tempat spesial di hati bakal capres Anies Baswedan
Read more »
Anies Dapat Hadiah Buku Babad Banyumas dan Wayang Saat Kunjungi Budayawan Kang NasirunCapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengunjungi seorang budayawan asal Banyumas, Nasirun Purwokartun atau akrab disapa Kang Nasirun.
Read more »
Anies Baswedan Menyapa Warga Desa di BanyumasAnies Baswedan berkunjung ke Desa Mandirancan, Banyumas, Jateng, untuk menyapa pendukungnya.
Read more »
Anies Baswedan Ziarah ke Makam Sejumlah Tokoh di BanyumasBakal calon presiden Anies Baswedan melakukan ziarah ke makam sejumlah tokoh di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. - tvOne
Read more »
Elektabilitas Capres Versi LSI Denny JA: Prabowo Unggul 39,8%, Anies 37,9%, Anies 14,5%Prabowo juga unggul di pemilih muslim ketimbang Ganjar dan Anies.
Read more »
Terima Iket, Pj Bupati Banyumas Janji Segera Teken Anggaran untuk Masyarakat AdatPJ Bupati Banyumas juga mendapatkan keluhan terkait lembaga adat desa (LAD) yang hingga saat ini belum memiliki payung yang jelas sehingga dana desa tidak bisa meng-cover pengembangan dan pelestarian adat Banokeling
Read more »