Gunung Ceremai yang sering kali disebut Ciremai, merupakan gunung berapi kerucut yang secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Gunung Ceremai adalah gunung tertinggi di Jawa Barat.
Liputan6.com, Jakarta - Gunung Ceremai yang sering kali disebut Ciremai, merupakan gunung berapi kerucut. Lokasinya secara administratif berada di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, di Provinsi Jawa Barat. Gunung Ceremai termasuk gunung tertinggi di Jawa Barat.
Gunung Ceremai termasuk gunung api kuarter aktif tipe A yakni, gunung api magmatik yang masih aktif sejak 1600 dan berbentuk strato. Gunung ini merupakan gunung api soliter, yang dipisahkan oleh Zona Sesar Cilacap – Kuningan dari kelompok gunung api Jawa Barat bagian timur, antara lain deretan Gunung Galunggung, Gunung Guntur, Gunung Papandayan, Gunung Patuha, hingga Gunung Tangkuban Perahu yang terletak pada Zona Bandung.
2 dari 4 halaman2. Letusan Pertama Tahun 1698Letusan Gunung Ceremai tercatat sejak 1698 dan terakhir kali terjadi pada 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek tiga tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga letusan, yakni pada 1772, 1775 dan 1805, terjadi di kawah pusat tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti.
Jalur di Desa Linggasana yang dibuka pada 2010 juga mudah diakses karena masih satu trayek jalan raya dengan jalur di Desa Linggarjati. Jalur pendakian lain yakni melalui Desa Padabeunghar di perbatasan Kuningan dengan Majalengka di sebelah utara.3 dari 4 halaman4. Jenis Hutan di Gunung CeremaiHutan-hutan yang masih alami di Gunung Ceremai berada di bagian atas. Di sebelah bawah, terutama di wilayah yang pada masa lalu dikelola sebagai kawasan hutan produksi Perum Perhutani.
5. Satwa Unik di Gunung Ceremai Keanekaragaman satwa di Ceremai cukup tinggi. Penelitian kelompok pecinta alam Lawalata IPB di bulan April 2005 mendapatkan 12 spesies amfibia seperti kodok dan katak, berbagai jenis reptil seperti bunglon, cecak, kadal dan ular, lebih dari 95 spesies burung, dan lebih dari 20 spesies mamalia. Dapat ditemui jenis Elang Brontok yang merupakan elang pemangsa dan Elang Jawa, trenggiling, tupai kekes, kancil, bahkan macan tutul.
Jalur dari Apuy dalam kondisi baik dan terjal, namun lebih pendek dan mudah dibandingkan dari Linggarjati yang dimulai hanya beberapa ratus meter di atas permukaan laut. Pendakian akan memakan waktu 5 hingga 7 jam.
Malaysia Latest News, Malaysia Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
8 Kuliner Jalur Selatan Jawa Barat Ini Wajib Dicoba, Ada Nasi Cikur hingga ColenakPantai selatan Jawa memiliki banyak spot wisata eksotik. Selain itu, sejumlah kulinernya layak dicoba.
Read more »
Segera di Lantik, Ini Nama 6 Penjabat Wali Kota dan Bupati di Jawa BaratMekanisme usulan nama yang hendak menjadi penjabat kepala daerah rekomendasi dari dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD).
Read more »
Cak Imin Bicara Kemenangan AMIN Setelah PKS Bergabung: DKI Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Ditambah PasukannyaBakal calon Wakil Presiden RI yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar optimistis upaya pemenangan pasangan bakal capres-cawapres Anies-Muhaimin (AMIN) berjalan maksimal setelah masuknya dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Read more »
Konsumen Pinjol Tertinggi di Jawa Barat Disusul DKI Jakarta, Mayoritas Usia MudaRp24,33 triliun dipinjam oleh pengutang berusia 19-34 tahun, Rp17,26 triliun oleh peminjam berusia 35-54 tahun, dan hanya Rp2,54 triliun yang dipinjam oleh peminjam berusia di atas 54 tahun.
Read more »
Dinkes: Kasus TBC di Kabupaten Bekasi tertinggi ke-4 di Jawa BaratDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi mencatat penyebaran penyakit Tuberkolosis (TBC) di daerah itu pada periode Januari-September 2023 mencapai ...
Read more »
Korupsi Pembangunan RSUD Pasaman Barat, Kejari Pasaman Barat Sita Aset Tanah di Jakarta Milik Tersangka AAPenyitaan aset berupa tanah seluas 540 meter persegi yang di atasnya berdiri bangunan rumah kontrakan sebanyak delapan unit. Aset itu ditaksir senilai Rp5,4 miliar.
Read more »